Dalam rangka menghidupkan kembali inisiatif Global Housekeeping Campaign IUF di Indonesia, Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) menyelenggarakan serangkaian kegiatan di Yogyakarta dan Labuan Bajo untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pekerjaan yang dilakukan oleh room attendant.
Pada 21–22 November, FSPM memperkenalkan kampanye ini untuk pertama kalinya di Yogyakarta. FSPM mengoordinasikan sebuah pameran gabungan di salah satu universitas untuk mengedukasi masyarakat umum tentang betapa berat dan terampilnya pekerjaan yang dilakukan oleh room attendant setiap hari. Selain berbagi informasi mengenai risiko kesehatan yang dihadapi oleh room attendant, para pengunjung yang melewati stand FSPM diajak untuk simulasi menata kasur hotel sendiri, dan waktu yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan tugas tersebut dicatat. Para mahasiswa dan pengunjung memberikan testimoni, mengakui bahwa pekerjaan room attendant tidaklah mudah, terutama ketika mereka harus bekerja dengan target jumlah kamar yang sangat tinggi.

Peningkatan kesedaran kepada para pengunjung
Di Labuan Bajo, salah satu destinasi pariwisata utama Indonesia, FSPM meluncurkan inisiatif kampanye pada 22 November dengan menyelenggarakan sebuah kompetisi bagi pekerja hotel dan mahasiswa pariwisata sebagai calon tenaga kerja masa depan di industri perhotelan. FSPM menyampaikan pesan bahwa target kuota kamar membahayakan kesehatan dan keselamatan petugas kebersihan kamar. Dengan mengacu pada pengalaman dari berbagai inisiatif sebelumnya yang dijalankan oleh afiliasi IUF di seluruh dunia, room attendant yang mengikuti kompetisi tersebut, bersama para guru sekolah pariwisata, menegaskan bahwa penghormatan dan martabat yang lebih besar harus diberikan kepada pekerja housekeeping sebagai bentuk penghargaan atas pekerjaan mereka. Ditekankan pula bahwa Labuan Bajo, sebagai destinasi wisata super-premium, seharusnya juga menyediakan kondisi kerja yang super-premium bagi para pekerjanya.


Pengorganisiran pekerja hotel di destinasi wisata utama sangat penting untuk memastikan bahwa pembangunan pariwisata tidak hanya menguntungkan para wisatawan, tetapi juga masyarakat lokal dan para pekerjanya. Kamar yang bersih dan nyaman merupakan inti dari bisnis perhotelan, di mana para room attendant memainkan peran vital dalam memberikan pengalaman terbaik bagi para tamu.
FSPM menyerukan perbaikan kondisi kerja, termasuk penerapan perjanjian kerja yang adil, penghentian pencurian upah, serta penghapusan atau pengurangan target kuota kamar. Dengan mengakui nilai penting dari pekerjaan room attendant, industri perhotelan dapat mendorong terwujudnya pariwisata yang lebih aman dan berkeadilan bagi semua.

