FSBMM Mendeklarasikan Pertumbuhan Anggota di Tengah Tantangan Efisiensi

FSBMM Mendeklarasikan Pertumbuhan Anggota di Tengah Tantangan Efisiensi

FSBMM (Federasi Serikat Buruh Makanan dan Minuman) yang berafiliasi dengan IUF menyelenggarakan Rapat Majelis Umum pada tanggal 3 Februari 2026 di Bandung-Indonesia, bertepatan dengan HUT ke-8 FSBMM, dengan tema “Membangun Kekuatan Serikat Pekerja Melalui Pendidikan dan Pengorganisasian yang Efektif.” Acara ini merupakan ruang konsolidasi penting untuk menyatukan langkah-langkah, memastikan demokrasi yang bertanggung jawab berjalan dengan baik, menyamakan visi, dan memperkuat gerakan buruh makanan dan minuman di seluruh Indonesia.

Pertemuan ini menyoroti pertumbuhan organisasi FSBMM meskipun ada tantangan efisiensi di beberapa perusahaan. Per Februari 2026, FSBMM mewakili 22 serikat buruh anggota di seluruh Indonesia, berhasil menambah 7 serikat buruh anggota baru.

Bergabungnya serikat buruh anggota ini adalah bukti bahwa persatuan adalah kekuatan, dan FSBMM terus tumbuh sebagai wadah untuk perjuangan bersama untuk keadilan, kesejahteraan buruh dan keluarga mereka.

Laporan dari para serikat buruh anggota menunjukkan pencapaian konkret, beberapa SBA berhasil mengubah pekerja kontrak menjadi status permanen, keberhasilan terkait negosiasi upah, peningkatan perlindungan termasuk perpanjangan cuti melahirkan, dan beberapa serikat buruh sedang dalam proses menegosiasikan PKB pertama mereka.

FSBMM menegaskan kembali komitmennya untuk membangun kekuatan serikat pekerja melalui pendidikan dan pengorganisasian yang efektif. Laporan Sekretariat Nasional FSBMM menekankan pendidikan, pengorganisasian, pengelolaan basis data, dan peningkatan manajemen keuangan sebagai prioritas utama. Sekretaris Umum FSBMM Dani Afgani mengucapkan terima kasih atas dukungan IUF selama ini, juga menyatakan bahwa terkait pengorganisasian, kita harus mendengarkan, dalam arti membuat para pekerja merasa nyaman, dan bahwa semua anggota berhak menyampaikan ide, kritik, saran kepada FSBMM sebagai bagian dari demokrasi yang bertanggung jawab dan akuntabel.

 

Organize, Fight and Win!

Our Union, Our Power!

INFOGRAFIS tentang otomatisasi dan teknologi baru: stres kerja, kecemasan, dan apa yang dapat dilakukan serikat pekerja

INFOGRAFIS tentang otomatisasi dan teknologi baru: stres kerja, kecemasan, dan apa yang dapat dilakukan serikat pekerja

Sebagai bagian dari program pendidikan dan peningkatan kesadaran tentang otomatisasi dan teknologi baru, IUF Asia/Pasifik meluncurkan satu set empat infografis yang menjelaskan:

Apa dampak NEGATIF yang mungkin terjadi dari otomatisasi dan teknologi baru? [PDF]

Otomatisasi dan teknologi baru dapat meningkatkan STRES di tempat kerja [PDF]

Bagaimana serikat pekerja dapat memastikan dampak POSITIF dari otomatisasi dan teknologi baru? [PDF]

Apa yang bisa dilakukan serikat dalam menghadapi otomatisasi dan teknologi baru? [PDF]

ගුණාත්මක ආධුනිකත්ව පිළිබඳ තොරතුරු: කුසලතා, අයිතිවාසිකම් සහ වෘත්තීය සමිතිවලට කළ හැකි දේ

ගුණාත්මක ආධුනිකත්ව පිළිබඳ තොරතුරු: කුසලතා, අයිතිවාසිකම් සහ වෘත්තීය සමිතිවලට කළ හැකි දේ

ජාත්‍යන්තර කම්කරු සංවිධානවල ගුණාත්මක ආධුනිකත්ව පිළිබඳ නිර්දේශ අංක 208 මත පදනම්ව, IUF ආසියා/පැසිෆික් කලාපය පහත සඳහන් කරුණු පැහැදිලි කරන තොරතුරු ග්‍රැෆික් හතරක කට්ටලයක් දියත් කළේය:

ගුණාත්මක ආධුනිකත්ව යනු මොනවාද? [PDF]

ගුණාත්මක ආධුනිකත්ව වැදගත් වන්නේ ඇයි? [PDF]

ආධුනිකත්ව අයිතිවාසිකම් [PDF]

ගුණාත්මක ආධුනිකත්ව සහතික කිරීම සඳහා වෘත්තීය සමිතිවලට කළ හැක්කේ කුමක්ද? [PDF]

 

 

 

 

गुणस्तरीय प्रशिक्षुता सम्बन्धी जानकारीमूलक: सीप, अधिकार र युनियनहरूले के गर्न सक्छन्

गुणस्तरीय प्रशिक्षुता सम्बन्धी जानकारीमूलक: सीप, अधिकार र युनियनहरूले के गर्न सक्छन्

अन्तर्राष्ट्रिय श्रम संगठनहरूको गुणस्तरीय प्रशिक्षुता सम्बन्धी सिफारिस नम्बर २०८ मा आधारित, IUF एशिया/प्रशान्तले चार इन्फोग्राफिक्सको सेट सुरु गर्‍यो जसले व्याख्या गर्दछ:

गुणस्तरीय प्रशिक्षार्थीहरू के हुन्? [PDF]

गुणस्तरीय प्रशिक्षार्थीहरू किन महत्त्वपूर्ण छन्? [PDF]

प्रशिक्षार्थीहरूको अधिकार [PDF]

गुणस्तरीय प्रशिक्षार्थीहरू सुनिश्चित गर्न संघहरूले के गर्न सक्छन्? [PDF]

Our Jobs! Our Future! SBCCSI Fights for Job Security Through “Maintaining Job Security” Seminar

Our Jobs! Our Future! SBCCSI Fights for Job Security Through “Maintaining Job Security” Seminar

Independent Union Workers of Coca-Cola Indonesia (SBCCSI) held a seminar on “Maintaining Job Security” on May 24-25, 2025 in Cisarua, Bogor, Indonesia in response to workers’ concerns about threats to job security. In this seminar, job security was defined comprehensively to include guarantees of job continuity, protection against structural changes in the company, certainty of workers rights, and guarantees of occupational safety and health. Participants identified various concrete threats such as automation processes that replace human labor, company restructuring, outsourcing practices, and regulatory changes that can have a negative impact on workers. In facing these challenges, SBCCSI share a multidimensional strategy to protect workers from unsecure job by collective approach through trade unions, increasing worker competence, and strengthening negotiation skills with management. This seminar also became an arena to convey workers’ expectations to companies to be more transparent in policy changes, involve trade unions in decision-making, provide skills improvement programs, and maintain workers’ rights even in restructuring situations. The continuity of dialogue between workers, trade unions, and companies is seen as the key to creating a stable and equitable work environment amidst the ever-changing dynamics of the industry.

SBCCSI President Dwi Haryoto provided material on understanding job security, layoffs and restructuring.

Pekerjaan Kami! Masa Depan Kami! SBCCSI Perjuangkan Keamanan Pekerjaan Lewat Seminar “Mempertahankan Keamanan Pekerjaan”

Pekerjaan Kami! Masa Depan Kami! SBCCSI Perjuangkan Keamanan Pekerjaan Lewat Seminar “Mempertahankan Keamanan Pekerjaan”

Serikat Pekerja Independen Coca-Cola Indonesia (SBCCSI) menyelenggarakan seminar tentang “Menjaga Keamanan Pekerjaan” pada 24-25 Mei 2025 di Cisarua, Bogor, Indonesia sebagai respons atas kekhawatiran pekerja tentang ancaman terhadap keamanan kerja. Dalam seminar ini, keamanan kerja didefinisikan secara komprehensif yang mencakup jaminan kelangsungan kerja, perlindungan terhadap perubahan struktural di perusahaan, kepastian hak pekerja, dan jaminan keselamatan dan kesehatan kerja. Peserta mengidentifikasi berbagai ancaman konkret seperti proses otomasi yang menggantikan tenaga kerja manusia, restrukturisasi perusahaan, praktik outsourcing, dan perubahan regulasi yang dapat berdampak negatif terhadap pekerja. Dalam menghadapi tantangan tersebut, SBCCSI berbagi strategi multidimensi untuk melindungi pekerja dari pekerjaan yang tidak aman dengan pendekatan kolektif melalui serikat pekerja, meningkatkan kompetensi pekerja, dan memperkuat keterampilan negosiasi dengan manajemen. Seminar ini juga menjadi ajang untuk menyampaikan harapan pekerja kepada perusahaan agar lebih transparan dalam perubahan kebijakan, melibatkan serikat pekerja dalam pengambilan keputusan, menyediakan program peningkatan keterampilan, dan menjaga hak pekerja bahkan dalam situasi restrukturisasi. Keberlanjutan dialog antara pekerja, serikat pekerja, dan perusahaan dipandang sebagai kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang stabil dan adil di tengah dinamika industri yang terus berubah.

 

President SBCCSI Dwi Haryoto memberikan materi tentang pemahaman keamanan pekerjaan, PHK dan restrukturisasi.